Headlines News :

Popular Posts

Cara Memakai Jilbab Oriental Style

Cara Memakai Jilbab Oriental Style. Memang berhijab dengan gaya yang itu-itu saja sedikit membosankan. Sebenarnya ada banyak lagi kreasi lain yang bisa Anda gunakan sebagai alternatif lain dalam berbusana. Sehingga membaut penampilan Anda lebih berwarna. Seperti cara memakai jilbab oriental style dengan menggunakan jilbab segi empat  ini bisa menjadi inspirasi Anda dalam berhijab:




Gunakan inner jilbab ninja agar dapat menutupi bagian kepala dan leher Anda. Bentuk lipatan segitiga kecil di salah satu ujung jilbab segi empat Anda.

 Pasang jilbab dengan sisi sama panjang, sematkan dengan jarum pentul.

 Ambil jilbab di sisi bagian kanan untuk di sematkan dekat telinga sebelah kiri


 Tarik jilbab bagaian belakang dan letakan di atas kepala seperti pada gambar.

 Ambil ujung jilbab sebelah kanan


Setelah itu bawa ujung jilbab tadi kebelakang dan memutari kepala lalu bawa keatas kepala dan sematkan dengan pentul.



Rapikan jilbab Anda kembali. Done!

Kini Anda sudah terlihat cantik dan tentu saja berbeda dengan penampilan seperti hari-hari sebelumnya. Untuk model yang lebih bervariasi Anda boleh mencoba tutrial jilbab paris nan modis dan tutorial jilbab paris dengan headband kalung. Tunggu apa lagi? Selamat mencoba cara memakai jilbab oriental Style.

Model Jilbab Untuk Liburan Ke Pantai

Pantai merupakan lokasi yang paling banyak digemari sebagai tujuan wisata. Pesona alam dengan langit biru dan lautan lepas yang luas terbentang mengundang banyak orang untuk mengunjunginya. Namun berwisata di pantai identik dengan angin dan air jika salah memilih busana yang pas akan menimbulkan "tragedi" yang membuat wanita berjilbab merasa tidak nyaman.
Angin yang kencang bisa membuat jilbab jadi berantakan serta jika kita bermain air di pantai tentu akan membuat pakaian yang kita kenakan akan melekat pada tubuh kita yang basah sehingga akan terlihat lekuk tubuh.
Agar liburan Bidadaris di pantai terasa nyaman, ikuti tips berikut :
  1. Pakailah jilbab yang langsung pakai (bergo) hal ini untuk menghindari posisi jilbab berubah / bergeser. Bisa juga untuk lebih nyamannya lagi menggunakan dive hood. Dive hood merupakan semacam penutup kepala hingga leher yg terbuat dari bahan elastis yang jika dalam keadaan basah akan merekat dikulit.
  2. Kenakan T-shirt / kaos yang nyaman yang berbahan lembut. T-shirt yang berbahan katun akan mudah menyerap keringat sehingga nyaman untuk bergerak di cuaca yang panas.
  3. Untuk pakaian dalam gunakan tanktop sebelum BIdadaris mengenakan kaos / t-shirt. Tanktop tersebut berfungsi untuk melindungi tubuh Bidadaris yang memperlihatkan lekuk tubuh atau bentuknya dalam keadaan pakaian basah, dan melindungi aurat kita jika kaos yang kita kenakan tersingkap di dalam air laut. Pilihlah tanktop yang berbahan halus serta nyaman.
  4. Gunakan legging berwarna gelap. Legging cukup simpel serta nyaman digunakan, baik dalam keadaan basah maupun kering. manfaatkan kain pantai sebagai penutup jika tidak sedang di dalam air. Kain pantai terlihat fashionable jika dipadupadankan dengan kaos polos warna apa saja.
Sekian, semoga bermanfaat...

Tutorial Memakai Jilbab Pashmina Bross Bunga

Tutorial Memakai Jilbab Pashmina. Tidak dipungkiri lagi bahwa setiap wanita pasti ingin tampil cantik. Begitu juga bagi wanita yang menggunakan busana muslim dalam kesehariannya. Agar penampilan jilbab Anda tidak menoton dari hari kehari, tentu butuh jilbab yang berbeda. Tidak hanya model dan motifnya, cara  memakainya pun bisa dibuat dengan berbagai gaya yang modis namun tetap dsantun. Dengan menggunakan jilbab pashmina, Anda dapat mewujudkannya untuk gaya berhijab Anda yang fashionabel. Yuk, kita lihat seperti apa tutorial jilbab pashmina kali ini:



Gunakan inner jilbab ninja agar dapat menutupi bagian kepala dan leher Anda. Kemudian gunakan jilbab pashmina dengan posisi salah satu sisinya lebih panjang daripada sisi lainnya



Ambil bagian sisi yang pendek, tarik keatas kepala dan bawa kesisi sebelah kanan dan sematkan dengan jarum agar tidak lepas


Tarik pashmina bagian yang panjang kesebelah kiri untuk menutupi dada sampai keatas kepala seperti pada gambar lalu sematkan dengan jarum.


Ambil ujung bagian yang pendek lalu bawa keatas kepala dan berikan pentul kembali

Terakhir, berikan aksesoris bross bunga di atas kepala dan rapikan kembali beberapa bagian jilbab Anda yang belum rapi.
Gaya jilbab ini sangat cocok untuk menghadiri acara santai dalam keseharian Anda. Bisa untuk acara keluarga, acara kumpul bersama teman-teman, ke kampus, atau jalan-jalan santai di mall. Sebagai alternatif lain, Anda juga dapat mencoba tutorial jilbab paris nan modis dan cara memakai jilbab modern. Jadi tunggu apa lagi? Selamat mencoba tutorial memakai jilbab pashmina diatas!

Air Terjun Gonoharjo, Wahana Wisata Di Unggaran

jilbaber ceria - Berbagai keindahan dan fasilitas ditawarkan di Objek Wisata Gonoharjo, diantaranya keindahan alam, pemandian air panas, taman bunga dan air terjun Gonoharjo.

Terlebih sumber air panas dan kolam rendam air panasnya mengandung belerang, yang konon sangat cocok untuk menyembuhkan penyakit kulit serta Indahnya pesona derasnya  air yang jatuh bebas mengalir di Air terjun Gonoharjo. ditempat wisata tersebut juga menyediakan tempat taman perkemahan, outbound dan masih banyak lagi wahana wisata yang penuh tantangan serta keindahan alam.



basah
Jilbab | Hijab | Tudung | Jelbab | Kerudung

Sikap Dan Perasaan ELITIS Anggota KULTUS

Sikap Elite Saksi Yehuwa
SETIAP ANGGOTA kultus berkedok agama Kristen merasa dirinya sebagai kelompok yang spesial atau elite yaitu sebagai umat pilihan Allah, merasa memiliki pengetahuan atau kemampuan lebih atau superior dibandingkan dengan orang-orang di luar grupnya. Demikian juga dengan Saksi-Saksi Yehuwa sebagai anggota dari grup kultus organisasi Menara Pengawal. Mitos yang sedemikian rupa dibangun dalam publikasi-publikasi Menara Pengawal dan diinternalisasikan di dalam hati dan pikiran para Saksi Yehuwa. Kita perhatikan komentar seorang apologet Saksi Yehuwa bernama Firman Yehuwah sebagai bukti bahwa kelompoknya, seperti juga nabi Yehezkiel yang diutus, secara khusus dipilih dan ditugaskan oleh Allah Yehuwa untuk mengingatkan Firman Allah kepada publik. Demikian juga dalam artikel Hamba Setia dan Badan Pimpinan  telah dijelaskan bahwa pada tahun 1918/1919 grup ini telah dipilih secara ilahi karena “katanya” organisasi ini setia memberikan makanan rohani pada waktunya. Padahal klaim ini hanyalah sebuah dusta yang diyakini oleh para Saksi Yehuwa. Silahkan baca artikel Membedakan Agama Kristen Palsu Dengan Sejati untuk membuktikan bualan sebuah grup kultus.
Saksi-Saksi Yehuwa yang diurapi ditugaskan Yehuwa mengingatkan firman Allah kepada publik. Seperti Yehezkiel ditugaskan Yehuwa ; ”Baik mereka mendengarkan atau tidak—sebab mereka adalah kaum pemberontak—mereka akan mengetahui bahwa seorang nabi ada di tengah-tengah mereka.” (Yehezkiel 2:5) (bold dari saya, di sini)
Ya, tidak dapat dipungkiri bahwa para Saksi Yehuwa merasakan dirinya sangat spesial; sebagai umat pilihan Allah dan pengikut Kristus yang sejati.  Kita dengar kesaksian seorang mantan Saksi, Mas Handoko berikut ini; bagaimana dirinya merasa spesial waktu menjadi seorang Saksi:
AKU DULU MERASA ORANG YANG SPECIAL karena MERASA MENJADI PENGIKUT dan MURID YESUS YANG SEJATI dan HAL INI LAH YANG SELALU DITANAMKAN KEDALAM JIWA PARA ANGGOTA SSY... TAPI BILA SEKARANG MENGINGAT MASA LALU SEPERTI ITU MERASA MENYESAL dan BERSALAH...AMIT~AMIT JABANG BAYI,, TIDAK AKAN MUNGKIN MENGULANGI KESALAHAN ITU. (di sini)
Dan tentunya bagi orang-orang di luar grup Saksi Yehuwa, dinilai sebagai orang lemah, hidup dalam dosa, dibodohi pendeta, bodoh, tidak memahami kebenaran Alkitab, di bawah kuasa iblis, percaya takhyul dan hal-hal  negatif lainnya.

Sekarang perhatikan kutipan Steve Hassan, seorang pakar kultus berikut ini tentang sikap dan perasaan elitis anggota kultus.
Para anggota dibuat merasa menjadi bagian dari korps elite bagi umat manusia. Perasaan menjadi spesial ini, atau berpartisipasi dalam tindakan yang paling penting dalam sejarah manusia dalam sebuah barisan depan orang yang percaya, adalah lem emosional yang kuat untuk membuat seseorang berkorban dan bekerja keras.

Sebagai bagian dari sebuah komunitas, mereka merasa dipilih (oleh Allah, sejarah, atau sesuatu kekuatan supernatural) untuk memimpin manusia keluar dari kegelapan menuju kepada dunia pencerahan yang baru. Anggota kultus memiliki perasaan yang besar tidak hanya terhadap misinya tetapi juga tempat yang spesial dalam sejarah – mereka akan diakui untuk kebesarannya untuk generasi mendatang.

Ironisnya, para anggota kultus memandang rendah siapapun yang terlibat dengan grup kultus lainnya. Mereka sangat cepat menyatakan bahwa  “Orang-orang itu berada dalam sebuah kultus” atau “Merekalah yang dicuci otaknya”. Mereka tidak mampu keluar dari situasi mereka sendiri dan melihat diri mereka sendiri secara objektif.

Bagaimanapun juga, perasaan elitisme dan telah ditakdirkan, membawa sebuah tanggung jawab yang berat. Para anggota diberitahu bahwa jika mereka tidak sepenuhnya melaksanakan tugasnya, mereka menggagalkan seluruh umat manusia.

Para anggota biasa rendah hati di hadapan atasan dan calon potensial anggota namun arogan kepada pihak luar . . .

Meskipun demikian, mereka menganggap diri mereka lebih baik, lebih berpengetahuan, dan lebih kuat dari siapa pun juga di dunia. Akibatnya, anggota kultus sering merasa lebih bertanggung jawab daripada yang pernah mereka rasakan dalam hidupnya. Mereka berjalan merasa seolah-olah dunia berada di atas pundak mereka. . . .

Members are made to feel part of an elite corps of mankind. This feeling of being spesial, or participating in the most important acts in human history with a vanguard of committed believers, is strong emotional glue to keep people sacrificing and working hard.

As a community, they feel they have been chosen (by God, history, or some other supernatural force) to lead mankind out of darkness into a new age of enlightenment. Cults members have a great sense not only of mission but of their special place in history – they will be recognized for their greatness for generation to come.

Ironically, members of cults look down on anyone involved in any other cult groups. They are very quicky to acknowledge that “Those people are in a cult” or “They are the one who are brainwashed.” They are unable to step out of their own situations and look at themselves objectively.

The feeling of elitism and destiny, however, carries a heavy burden of responsibility. Members told that if they do not fully perform their duties, they are failing all of mankind.

The rank-and-file member is humble before superiors and potential recruits but arrogant to outsiders. . . .

Nevertheless, they consider themselves better, more knowledgeable, and more powerful than anyone else in the world. As a result, cult members often feel more responsible than they have ever felt in their lives. They walk around feeling as though the world sits on their shoulders. Cults members don’t know what outsider mean when they say you shouldn’t try to escape reality and responsibility by joing a cult. (Combatting Mind Control, hlm. 80, Steve Hassan)
Ya, sebagai bagian dari muslihat dan taktik pemimpin kultus menjadikan anggotanya merasa bagian dari sebuah grup elite yang akan menyelamatkan dunia, merubah sejarah, diselamatkan oleh Allah dari hukuman dan lain-lain misi atau tujuan. Memiliki satu misi dan tujuanlah yang mengikat-erat para anggota kultus bersama dalam sebuah grup sehingga dengan demikian mereka rela bekerja keras dan berkorban diri untuk menyelesaikan misi dan tujuan yang dicanangkan pemimpinnya secara konsisten dan terus-menerus. Misalnya ketika organisasi Saksi Yehuwa menubuatkan kiamat akan terjadi tahun 1975 setiap Saksi Yehuwa rela bekerja keras dengan mengorbankan diri seperti menjual rumah dan berhenti kuliah/sekolah untuk merekrut anggota baru dengan mengabar injil palsunya dari rumah ke rumah agar orang selamat melalui armagedon. Silahkan baca artikel Ajaran Saksi Yehuwa: Pengaruh Dan Akibatnya 197 untuk contohnya. Sebenarnya jika seseorang memang membaktikan segenap hidupnya untuk menyembah Allah yang sejati tidaklah keliru. Tetapi masalahnya para Saksi Yehuwa membaktikan hidupnya dan menyembah kepada sebuah organisasi yang mengklaim dirinya mewakili Allah. Silahkan klik Apakah Saksi Yehuwa Percaya Yesus, Allah dan Alkitab?.

Perasaan elite ini menjadikan para anggota kultus memiliki perasaan lebih penting atau superior dibandingkan dengan orang-orang di luar grupnya sehingga mereka patuh dan rendah hati kepada pemimpinnya tetapi sombong rohani terhadap orang luar. Silahkan klik Organisasi Menara Pengawal: Membual, Sombong dan Munafik yang menguraikan sikap organisasi ini menilai dirinya sendiri. Sekarang perhatikan pernyataan mantan Saksi Yehuwa, Mas Handoko mengatakan bahwa Saksi Yehuwa menganggap organisasinya ditunjuk langsung oleh Allah sehingga sombong dan seorang apologet Saksi Yehuwa bernama Kerup Serafim memandang rendah orang Kristen (susunan Kristen disingkat sunkris) yang dinilainya tidak banyak yang mengerti Alkitab.
ORGANISASI SSY MENGANGGAP DIRI NYA LAH ORGANISASI YG DITUNJUK LANGSUNG OLEH ALLAH MAKA SOMBONG NYA BILA TIDAK BERGABUNG MENJADI ANGGOTA SSY MAKA AKAN BINASA (Mas Handoko, di sini)

DARI RIBUAN ORANG PENGIKUT SUNKRIS,PALING YG NGERTI ALKITAB CUMA SATU DUA ORANG,................................ITU SUDAH TEPAT DAN COCOK BAGI SETAN SI IBLIS,SEBAB SETAN AKAN SULIT MENGENDALIKAN PENGIKUTNYA KALAU SEMUA NGERTI ALKITAB. NAH KARENA NGGAK MENGERTI ALKITAB ,AKIBATNYA TIDAK MENGETAHUI TANDA2 JAMAN,.......YG AKHIRNYA MUSNA (Kerup Serafim, di sini)
Semangat elitisme dicampur dengan pola pikir ekstrem hitam putih yang diinternalisasikan ke dalam hati dan pikiran para anggota kultus menciptakan suatu beban tanggung jawab yang besar di pundak mereka karena mereka merasa bertanggung jawab untuk menyelamatkan umat manusia atau dunia. Pada akhirnya, perasaan tanggung jawab ini dimanipulasi oleh pemimpin kultus lebih jauh dengan cara membuat anggotanya berdosa atau rasa bersalah jika mereka tidak menjalankan atau menyelesaikan misi dan tujuannya dengan baik. Kembali kita lihat kesaksian Mas Handoko yang menganggap agama lain sesat sehingga ia terbeban untuk menyelamatkannya untuk masuk ke dalam dunia baru.
DALAM BENAK HATI KU MENGANGGAP ORANG YG BERAGAMA LAIN ITU ORANG YG TIDAK BENAR / SESAT MAKA DENGAN BEGITU DALAM BENAK AKU HANYA TERPIKIRKAN BAGAIMANA CARA NYA KITA MENYELAMATKAN MEREKA YG BERAGAMA LAIN AGAR SELAMAT MEMASUKI DUNIA BARU / BUMI FIRDAUS DG CARA MENJADI MEREKA ANGGOTA SSY. (di sini)
Artikel berikutnya akan membahas tentang contoh bagaimana organisasi Saksi Yehuwa menanamkan semangat elitis seolah-olah agama Kristen Saksi Yehuwa adalah sejati dan benar. Klik di Pemahaman Elitisme: Agama Dan Kristen Sejati

Berjaga-jagalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan berbaju domba, tetapi di dalamnya, mereka adalah serigala-serigala yang rakus. (Mat. 7:15, NW)
Artikel Terkait:
1. Ajaran Saksi Yehuwa: Bidat Atau Sejati?
2. Apakah Tujuan Saksi Yehuwa Menginjil Dari Rumah Ke Rumah
3. Bukti Klaim PALSU Saksi Yehuwa: Pemilihan Ilahi
4. Nabi Palsu Berseru: Kiamat! Kiamat!! Kiamat!!!

15 Waktu yang Istimewa Untuk Berdoa

Assalamu'alaikum sobat-sobat se-tanah Air.

Sebagaimana yang telah ditetapkan, baik itu dalam kitab suci Al-Qur'an, hadits Nabi, dan ijma' para ulama, bahwasanya do itu mempunyai waktu-waktu yang istimewa.

Kapan saja itu, bisa disimak baik-baik di bawah ini.


15 Waktu yang Istimewa untuk Berdoa

1. Malam Lailatul Qadar.
Hal ini sebagaiman disebutkan dalam Al Qur'an Surat Al-Qadar ayat 3.

Allah SWT berfirman,

َيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

Artinya:
"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan."
(QS. al-Qadar[97]: 3).

2. Berdoa di hari Arafah.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sebaik-baik doa adalah doa yang dipanjatkan di hari Arafah."
(HR. Tirmidzi).

3. Bulan Ramadan.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa apabila ia berdoa ketika berbuka, maka doanya tidak akan ditolak."
(HR. Al-Bukhari).

4. Hari Jumat atau malam Jumat, atau waktu-waktu sepanjang hari Jumat.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya di hari Jumat terdapat waktu, di mana kalau orang berdoa di waktu itu, akan dikabulkan."
(HR. at-Tirmidzi).

Mengenai dikabulkannya doa di hari Jumat, banyak sekali riwayat-riwayat yang menjelaskan hal itu, bahkan dalam sabda yang lain, Rasulullah SAW bersabda,
"Waktu itu terletak antara duduknya Imam setelah khutbah (pertama), hingga dikumandangkannya (iqamah) untuk pelaksanaan shalat."

5. Di Pertengahan malam terakhir.
Abi Umamah ra, ia berkata bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya,
"Wahai Rasulullah, di waktu manakah doa didengarkan?"
Rasulullah SAW menjawab, "Di pertengahan malam."

6. Waktu sahur, yaitu bagian terakhir dari malam.

Allah SWT berfirman,

ل الصَّابِرِينَ وَالصَّادِقِينَ وَالْقَانِتِينَ وَالْمُنْفِقِينَ وَالْمُسْتَغْفِرِينَ بِالأسْحَارِ

Artinya:
"(yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur[1]."
(QS. Ali Imran[3]: 17).

Penjelasan ayat:
[1] Sahur: waktu sebelum fajar menyingsing mendekati subuh.

7. Ketika azan dikumandangkan.
Sebagaimana dikatakan oleh Sahl bin Sa'ad ra, ia berkata, bahwa Rasulullah SAW bersabda,
"Dua waktu doa yang apabila kita berdoa di waktu itu, maka tidak akan ditolak oleh Allah, yaitu di waktu azan berkumandang dan ketika kesusahan mendera silih berganti."
(ABu Dawud menambahkan, Ketika hujan turun).

8. Antara Azan dan Iqamah.
Sebagaimana dikatakan oleh Abu Dawud dan at-Tirmidzi dari Anas ra, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Tidak ditolak doa di antara azan dan iqamah."

Kemudian kami berkata,"Apa yang harus kami panjatkan, wahai Rasulullah?"
Beliau menjawab,
"Mintalah kepada Allah keselamatan di dunia dan di akhirat."

9. Ketika Iqamah.
Sebagaimana dikatakan oleh Ahmad Jabir ra, ia berkata,
"Apabila shalat hendak dilakukan, maka pintu-pintu langit terbuka dan doa dikabulkan."

10. Setelah shalat wajib.
Dari Abu Umamah ra, dia menuturkan, ada seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW,
"Kapankah doa yang paling didengar olah Allah SWT?"
Rasulullah SAW menjawab, "Di tengah malam dan setelah shalat-shalat fardhu."

11. Di waktu Sujud.
Dari Abu Hurairah ra, bahwasanya Nabi Muhammad SAW bersabda,
"Paling dekatnya hamba dengan Tuhannya adalah ketika dia bersujud, maka perbanyaklah berdoa."

12. Ketika sedang membaca al-Qur'an, apabila sudah mengkhatamkan bacaan.
Diriwayatkan dari Imran bin Khasin ra, ia melewati seseorang yang sedang membaca al-Qur'an, kemudian dia memintanya berdoa, dan mengulanginya lagi permintaannya seraya mengatakan,
"Siapa yang membaca al-Qur'an maka mohonlah kepada Allah karena sesungguhnya akan datang segolongan manusia yang membaca al-Qur'an dan orang-orang meminta didoakan dengannya."
(HR. at-Tirmidzi).

13. Ketika Imam selesai membaca Surat Al-Fatihah.
Sebagaiman sabdanya, "Apabila imam mengatakan, "Ghairil maghdubi 'alaihim waladh dhallin," maka katakanlah, "Amin", niscaya Allah akan mencintai kalian.

14. Ketika meminum air Zam Zam.
Diriwayatkan oleh Daruquthni dan Hakim dari hadits Ibnu Abbas ra, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda,
"Ai zam zam berkhasiat sesuai dengan keinginan peminumnya, apabila engkau meminumnya dengan harapan meminta kesembuhan, maka Allah akan menyembuhkannya, apabila engkau meminumnya dengan harapan untuk mengenyangkan, maka Allah akan mengenyangkanmu, apabila engkau meminmnya untuk emnghilangkan dahaga yang engkau rasakan, maka Allah akan menghilangkan dahagamu."

Al-Hakim menambahkan, apabila engkau meminum Air Zamzam, maka berdoalah sebagai berikut,
"Allahumma inni as'aluka 'ilman naf'an wa rizqan wasi'an wa syifa'an min kulli da'in."

Artinya:
Ya Allah, aku meminta kepadamu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas dan kesembuhan dari berbagai penyakit."

15. Ketika berkumplnya umat Islam di majelis dzikir.
Rasulullah Muhammad SAW bersabda,
"Tidaklah duduk segolongan kaum yang berzikir kepada Allah kecuali mereka dikelilingi malaikat, dicurahkan kepada mereka rahmat, dan diturunkan kepada mereka ketenangan dan Allah akan mencatat orang-orang yang ada di dalamnya."

Itulah waktu-waktu yang paling mustajab untuk berdoa dan Insya Allah akan dikabulkan.
Sekian, wassalamu'alaikum semuanya.

Gambar dari:
http://fulltimechristianity.com/

HUKUM MEMULAI DAN MENJAWAB SALAM KEPADA LAWAN JENIS

Mbahdiem AShietieruw
asslamualaikumm
sob ....!
lau mnurut anda smua kra'' gmana ea hkumnya lelaki mnjawab slamnya permpuan yg bkan mukhrim...????
mbon jwabanya......
wassalam


JAWABAN
Kakek Jhosy >>> Wa'alaikum salam wr wb
Hukum memulai dan menjawab salam kepada lawan jenis terjadi perincian sebagai berikut :


(1) Sunnah, apabila disampaikan dari satu orang laki-laki kepada istrinya, mahram dan ajûz (nenek-nenek) serta sebaliknya. Sedangkan hukum menjawabnya adalah wajib.

(2) Jawaz, apabila disampaikan oleh beberapa (jamaah) laki-laki kepada satu atau beberapa perempuan ketika tidak dikhawatirkan terjadi fitnah. Sedangkan hukum menjawabnya wajib.

(3) Makruh, apabila disampaikan oleh satu laki-laki ajnabi kepada satu perempuan ajnabiyah  musytahat ketika tidak dikhawatirkan fitnah. Namun dalam hal ini hukum menjawabnya haram.

(4) Haram, apabila disampaikan oleh satu laki-laki kepada ajnabiyah musytahat ketika dikhawatirkan terjadinya fitnah yang hukum menjawabnya haram. Atau salam yang disampaikan ajnabiyah musytahat pada ajnabi yang hukum menjawabnya adalah makruh.


Referensi 
الأذكار النووية ص ٢١٦
إعلم أن الرجل المسلم الذى ليس بمشهور بفسق ولا بدعة يسلم ويسلم عليه. فيسن له السلام ويجب الرد عليه – قال أصحابنا : والمرأة مع المراة كالرجل مع الرجل – وأما المرأة مع الرجل فقال الأمام أبو سعد المتولى : إن كانت زوجته او جاريته أو محرما من محارمه فهى معه الرجل مع الرجل فيستحب لكل واحد منهما إبتداء الآخر بالسلام, ويجب من الأخر رد السلام عليه وإن كانت أجنبية فإن كانت جميلة يخاف الإفتتان بها لم يسلم الرجل عليها ولو سلم لم يجز لها رد الجواب ولو تسلم هى عليه إبتداء, فإن سلمت لم تستحق جوابا فإن أجابها كره له وإن كانت عجوزا لا يفتتن بها جاز أن تسلم على الرجل, وعلى الرجل رد السلام عليها. وإذا كانت النساء جمعا فيسلم عليهن الرجل أو كان الرجال جمعا كثيرا فسلموا على المرأة الواحدة جاز إذا لم يخف عليه ولا عليهن ولا عليها ولا عليهم فنتة

Referensi 
نهاية المحتاج الجزء الثامن ص ٥٢- ٥٣
ويندب للنساء إلا مع الرجال الأجانب فيحرم من الشابة ابتداء وردا ويكرهان عليها , نعم لا يكره سلام جمع كثير من الرجال عليها حيث لم تخف فتنة لا على جمع نسوة أو عجوز فلا يكرهان

Referensi 
حاشيه جمل على المنهج الجزء الخامس ص ١٨٧ دار الفكر
فإن كان المسلم عليه نسوة وجب عليهن الرد كفاية ولو كان المسلم رجلا واحدا وإن لم تكن مشتهاة وجب الرد منها وعليها وإذا كان المسلم رجالا متعددين ولو على امرأة واحدة وجب الرد وإذا كان هناك محرمية أو نحوها وجب الرد وكذلك إذا اتفق الجنس وهذا في المعنى قيد خامس فإن كان المسلم والمسلم عليه نسوة فيجب الرد ونص عبارة الروض وشرحه اهـ

Referensi
حاشيه جمل على المنهج الجزء الخامس ص ١٨٨ دار الفكر
ورد سلام)  من مسلم عاقل (على جماعة) من المسلمين المكلفين فيكفي من أحدها بخلافه على واحد فإنه فرض عين إلا إن كان المسلم أو المسلم عليه أنثى مشتهاة والآخر رجلا ولا محرمية بينهما أو نحوها فلا يجب الرد ثم إن سلم  هو حرم عليها الرد أو سلمت هي كره له الرد وظاهر أن الخنثى مع المرأة كالرجل معها ومع الرجل كالمرأة معه ولا يجب الرد على فاسق ونحوه إذا كان في تركه زجر لهما أو لغيرهما ويشترط أن يتصل الرد بالسلام اتصال القبول بالإيجاب (وابتداؤه) أي السلام على مسلم ليس بفاسق ولا مبتدع (سنة) على الكفاية إن كان من جماعة وإلا فسنة عين لخبر أبي داود بإسناد حسن “إن أولى الناس بالله من بدأهم بالسلام
قوله إلا إن كان المسلم أو المسلم عليه أنثى) أي واحدة أي منفردة لم يكن معها غيرها وكذلك قوله والآخر رجلا فقد قيد عدم وجوب الرد بأربعة قيود كون الأنثى منفردة وكونها مشتهاة وكون الآخر رجلا منفردا وعدم المحرمية ونحوها بينهما ومحترز القيود الأربعة يعلم من عبارة الروض وشرحه محصله أنه متى انتفى قيد من الأربعة كان الرد واجبا فإن كان المسلم عليه نسوة وجب عليهن الرد كفاية ولو كان المسلم رجلا واحدا وإن لم تكن مشتهاة وجب الرد منها وعليها وإذا كان المسلم رجالا متعددين ولو على امرأة واحدة وجب الرد وإذا كان هناك محرمية أو نحوها وجب الرد وكذلك إذا اتفق الجنس وهذا في المعنى قيد خامس فإن كان المسلم والمسلم عليه نسوة فيجب الرد ونص عبارة الروض وشرحه

Referensi
أسنى المطالب الجزء الرابع  ص ٥ ١٨
فرع ويسن) السلام (للنساء) مع بعضهن وغيرهن (لا مع الرجال الأجانب) أفرادا وجمعا (فيحرم) السلام عليهم (من الشابة ابتداء وردا) خوف الفتنة (ويكرهان) أي ابتداء السلام ورده (عليها) نعم لا يكره سلام الجمع الكثير من الرجال عليها إن لم يخف فتنة ذكره في الأذكار وذكر حرمة وكراهة ابتدائها به من زيادة المصنف
قوله ويكرهان عليها) أي إن لم يخش الفتنة وإلا فيحرمان وكتب أيضا وظاهر أن الخنثى مع المرأة كالرجل معها ومع الرجل كالمرأة معه ش (قوله إن لم يخف فتنة) ذكره في الأذكار أشار إلى تصحيحه

Referensi
فتح المعين وهامشه إعانة الطالبين الجزء الرابع ص ١٨٥
ودخل فى قولي مسنون سلام امرأة على امرأة او نحو محرم او سيد او زوج وكذا على اجنبي وهى عجوز لا تشتهى ويلزمها فى هذه الصورة رد سلام الرجل أما مشتهاة ليس معها امرأة أخرى فيحرم عليها رد سلام أجنبي ومثله إبتداؤه ويكره رد سلامها ومثله ابتداؤه أيضا. والفرق أن ردها وابتدائها يطمعه لطمعه فيها أكثر – بخلاف ابتدائه ورده (قوله : ومثله ) أى ومثل الرد في حرمته منها إبتداؤه منها فإنها حرام ( قوله : ويكره رد سلامها ) أي يكره على الأجنبي أن يرد سلام المشتهاة وقوله ومثله :أي الرد في الكراهة ابتداء السلام منه عليها

Referensi
دليل الفالحين الجزء الثالث ص ٣٠٨ 
“وعلى اجنبية واجنبيات لايخاف الفتنة بهن ” هو قيد فى المعطوف اى الاجنبيات وكذا الاجنبية وسلامهن بهذاالشرط اي امن الفتنه فيسن السلام للنساء الا مع الرجال الاجانب فيحرم السلام عليهم من الشابة ابتداء وردا خوف الفتنه ويكره ابتداء السلام ورده عليها الا ان سلم جمع كثيرمن الرجال عليها فلاكراهة ان لم يخف الفتنة ولايكره ابتداء السلام على جمع نسوة اوعجوز لانتفاء خوف الفتنة بل يندب الابتداء به منهن على غيرهن وعكسه ويجب الرد كذالك هذا تفصيل احكام المسئلة عند اصحابنا الشافعية

Referensi
إسعاد الرفيق الجزء الثانى ص ٩٥ الهداية
لوكان المسلم او المسلم عليه أنثى مشتهاة والأخرى رجلا ولا محرمية فلا يجب الرد حينئذ فإن سلم هو حرم عليها الرد أو هى كره له الرد ولا يجب الرد على فاسق ونحوه ان كان فى تركه زجرله او لغيره

Link Asal
https://www.facebook.com/groups/Fiqhsalafiyyah/permalink/500635783341115/

BACAAN DALAM SUJUD SAHWI

Nurah Temo Hosny
Assalamu'alaikum warahmatullah,
Ya Jama'ah Rohimakumullah.
Ana Ada Persoalan Yg dari Dulu mash Blum sempet buat Nanyain Pada para Ahli Sunah..
Kalau kita Lupa Dalam Raka'at Shalat ,misal nya kelebihan Atau Kurang dalam raka'at Shalat Tersbut
Apa kah Do'a Sujud Syahwi Nya Sama dengan Sujud Syhawi Shalat Subuh?
Sukran Kulu kum



JAWABAN
Brojol Gemblung >>> Wa'alaikumussalam

Setelah membaca susunan kata dari penanya di post, memberikan sebuah indikasi bahwa shalat shubuh memiliki sujud sahwi, entah penulis salah maksud atau salah tulis, tapi yg jelas sujud sahwi bukanlah hal yg mesti dilakukan ketika mengerjakan shalat shubuh, akan tetapi sujud sahwi dilakukan manakala orang yg shalat telah meninggalkan sunnah ab'adh dalam shalat, entah itu shalat shubuh ataupun yg lainnya. Dan adapun mengenai bacaan ketika sujud sahwi maka bila sujud itu dilakukan atas dasar kelalaian maka sepatutnya membaca : SUBHANALLADZI LA YANAMU WA LA YASHU atau SUBHANA MAN LA YANAMU WA LA YAGHFALU, dan andai dilakukan atas dasar sengaja meninggalkan sunnah ab'adh maka sepatutnya membaca ISTIGHFAR. Sebagaimana keterangan dari Imam Nawawi Banten :

Referensi
ﻧﻬﺎﻳﺔ ﺍﻟﺰﻳﻦ ﻓﻲ ﺇﺭﺷﺎﺩ ﺍﻟﻤﺒﺘﺪﺋﻴﻦ 81 
ﻟﻜﻦ ﺇﺫﺍ ﻛﺎﻥ ﻣﻘﺘﻀﻰ ﺍﻟﺴﺠﻮﺩ ﻭﻗﻊ ﺳﻬﻮﺍ ﻓﺎﻷﻟﻴﻖ ﺑﺎﻟﺤﺎﻝ ﺃﻥ ﻳﻘﻮﻝ ﻓﻲ ﺳﺠﻮﺩﻩ ﺳﺒﺤﺎﻥ ﺍﻟﺬﻱ ﻻ ﻳﻨﺎﻡ ﻭﻻ ﻳﺴﻬﻮ ﺃﻭ ﻳﻘﻮﻝ ﺳﺒﺤﺎﻥ ﻣﻦ ﻻ ﻳﻨﺎﻡ ﻭﻻ ﻳﻐﻔﻞ ﻭﺇﺫﺍ ﻭﻗﻊ ﻋﻤﺪﺍ ﻓﺎﻷﻟﻴﻖ ﺍﻻﺳﺘﻐﻔﺎﺭ. ﻗﺎﻝ ﺍﻷﺫﺭﻋﻲ ﻭﺫﻛﺮ ﺍﻟﺠﻠﻮﺱ ﺑﻴﻨﻬﻤﺎ ﻛﺬﻛﺮ ﺍﻟﺠﻠﻮﺱ ﺑﻴﻦ ﺳﺠﺪﺗﻲ ﺍﻟﺼﻼﺓ
Namun apabila hal yg menuntut dilakukannya sujud terjadi karena kelalaian maka yg lebih pantas dibaca dalam sujud adalah : SUBHANALLADZI LA YANAMU WA LA YASHU atau membaca SUBHANA MAN LA YANAMU WA LA YAGHFALU. Dan apabila hal itu terjadi karena unsur kesengajaan maka yg lebih pantas adalah membaca ISTIGHFAR. Imam al-Adzra'i berkata: Dan dzikir yg dibaca ketika duduk di antara dua sujud sahwi itu sebagaimana bacaan dzikir yg dibaca ketika duduk di antara dua sujud shalat, (yakni Rabbighfirli warhamni...dst. -pen)

Link Asal
https://www.facebook.com/groups/Fiqhsalafiyyah/permalink/500571080014252/?comment_id=500617026676324&offset=0&total_comments=7

HUKUM ONANI

Oleh : Kakek Jhosy 
Hukum Onani atau Masturbasi 
Dalam kitab AS-Showi ‘ala Syarhi Tafsir al-Jalalain onani adalah merangsang kemaluan sendiri untuk mencapai orgasme (bagi laki-laki) dan bagi perempuan disebut masturbasi.
Bagaimanakah hukum dari masturbasi atau onani? 

(1) Haram, menurut Imam Malik, Imam syafi’i, dan Imam Abu Hanifah 

(2) Boleh, menurut Imam Ahmad bin Hambal tetapi dengan tiga syarat: 

(1) Khawatir akan melakukan perzina’an.

(2) Tidak mampu menikah (tidak punya mahar untuk menikahi wanita)

(3) Dengan menggunakan tangannya sendiri, tidak menggunakan tangan orang lain.

***********

Dalam menyikapi perbuatan onani ini, didalam kitab Al-Mausu'ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah dikalsifikasikan dalam beberapa kondisi, antara lain 3 hal

(1) Kondisi tanpa ada kebutuhan (hajat) dengan tangannya sendiri Dalam kondisi ini, dari madzhab Malikiyah,Syafi’iyah, dan Hanabilah sepakat bahwa hukum onani adalah haram. Karena dalam al-Qur’an ayat 5-6 Surat al-Mu’minun dan diperkuat dalam ayat 7 : dalam surat yang sama bahwa hanya ada dua hal yang diperbolehkan untuk berjima’ yaitu dengan isteri dan budaknya, tidak diperbolehkan dengan selain itu (termasuk masturbasi / onani/ istimna') karena dengan tangan atau alat selain kelamin isteri atau budaknya) Pendapat ini didukung sebuah qoul dari kalangan ulama' Hanafiyah. Sedangkan menurut madzhab Hanafi (qoul madzhab) ImamAhmad dan Imam Atho' dalam sebuah riwayat menyatakan hukum onani adalah makruh. Hukum makruh menurut madzhab Hanafiyah di beri catatan makruh yang diharamkan.

(2) Kondisi takut melakukan zina Menurut Hanafiyah dan Hanabilah dalam qoul madzhab (qoul yang diterima dimadzhab tersebut) hukum onani dalam kondisi ini tidak ada masalah . artinya dilegalkan. Imam Al Mirdawi bahkan mengatakan wajibnya onani dalam kondisi ini, karena kondisi ini adalah kondisi yang melebihi dari sekedar kondisi terpaksa. Sedangkan menurut Syafi’iyah hukum onani dalam kondisi ini adalah haram. Karena hanya sekedar hajat dan syariat telah mengharamkan hal itu, kecuali tidak ada jalan lain untuk menghindari zina, toh masih ada cara lain untuk menghindar dari zina, yaitu dengan berpuasa misalnya

(3) Kondisi tidak ada jalan lain untuk menghindar dari zina Madzhab Hanafiyah, Syafi’yah dan Hanabilah sepakat ketika dalam kondisi ini maka hukum onani adalah legal, karena untuk menghindari zina yang lebih besar nilai dosanya. Sedangkan menurut Madzhab Malikiyah hukum onani tetap haram ditakutkan zina ataupun tidak, sedangkan apabila hanya dengan istimna’ jalan satu-satunya untuk menghindari zina, maka didahulukan melakukan onani dari pada zina karena mengedepankan mafsadah yang lebih ringan dari dua hal mafsadah.


Referensi
AS-Showi ‘ala Syarhi Tafsir al-Jalalain juz 3 halaman 112.
قَوْلُهُ كَاْلاِسْتِمْناَءِ بِالْيَدِّ أَيْ فَهُوَ حَرَامٌ عِنْدَ مَالِكٍ وَالشَّافِعِيْ وَأَبِيْ حَنِيْفَةَ فَقَالَ أَحْمَدُ بْنُ حَنْبَلْ يَجُوْزُ بِشُرُوْطِ ثَلاَثَةِ أَنْ يَخَافَ الزِّناَ وَأَنْ لاَ يَجِدَ مَهْرَ حُرَّةٍ أَوْ ثَمَنَ أَمَّةٍ وَأَنْ يَفْعَلَهُ بِيَدِهِ لاَ بِيَدِ أَجْنَبيِّ أَوْ اَجْنَبِيَّةِ .

Referensi
فقد جاء في الموسوعة الفقهية الكويتية   ما نصه 
لاِسْتِمْنَاءِ الرَّجُل بِيَدِهِ حَالاَتٌ 
الْحَالَةُ الأْولَى : الاِسْتِمْنَاءُ لِغَيْرِ حَاجَةٍ :اخْتَلَفَ الْفُقَهَاءُ فِي حُكْمِ اسْتِمْنَاءِ الرَّجُل بِيَدِهِ فِي هَذِهِ الْحَالَةِ فَذَهَبَ الْمَالِكِيَّةُ وَالشَّافِعِيَّةُ وَالْحَنَابِلَةُ فِي الْمَذْهَبِ وَالْحَنَفِيَّةُ فِي قَوْلٍ إِلَى أَنَّ الاِسْتِمْنَاءَ مُحَرَّمٌ ؛ لِقَوْل اللَّهِ تَعَالَى  ( وَالَّذِينَ هُمْ لِفُرُوجِهِمْ حَافِظُونَ ) وَذَهَبَ الْحَنَفِيَّةُ فِي الْمَذْهَبِ وَأَحْمَدُ فِي رِوَايَةٍ وَعَطَاءٌ إِلَى أَنَّهُ يُكْرَهُ، وَقَيَّدَ الْحَنَفِيَّةُ الْكَرَاهَةَ بِالتَّحْرِيمِ حَيْثُ صَرَّحُوا بِأَنَّهُ مَكْرُوهٌ تَحْرِيمًا، وَقَال أَحْمَدُ فِي رِوَايَةٍ نَقَلَهَا ابْنُ مَنْصُورٍ: لاَ يُعْجِبُنِي بِلاَ ضَرُورَةٍ 

الْحَالَةُ الثَّانِيَةُ: الاِسْتِمْنَاءُ لِخَوْفِ الزِّنَا : اخْتَلَفَ الْفُقَهَاءُ فِي حُكْمِ الاِسْتِمْنَاءِ فِي هَذِهِ الْحَالَةِ: فَذَهَبَ الْحَنَفِيَّةُ وَالْحَنَابِلَةُ فِي الْمَذْهَبِ إِلَى أَنَّ مَنِ اسْتَمْنَى فِي هَذِهِ الْحَالَةِ لاَ شَيْءَ عَلَيْهِ ، وَعَبَّرَ الْحَنَفِيَّةُ عَنْ هَذَا الْمَطْلَبِ بِقَوْلِهِمُ : الرَّجَاءُ أَلاَّ يُعَاقَبَ 
قَال الْمِرْدَاوِيُّ: لَوْ قِيل بِوُجُوبِهِ فِي هَذِهِ الْحَالَةِ لَكَانَ له وَجْهٌ كَالْمُضْطَرِّ ، بَل أَوْلَى لأِنَّهُ أَخَفُّ، وَعَنْ أَحْمَدَ: يُكْرَهُ 
قَال مُجَاهِدٌ: كَانُوا يَأْمُرُونَ فِتْيَانَهُمْ أَنْ يَسْتَغْنُوا بِالاِسْتِمْنَاءِ وَذَهَبَ الْمَالِكِيَّةُ وَأَحْمَدُ فِي رِوَايَةٍ إِلَى أَنَّهُ يَحْرُمُ وَلَوْ خَافَ الزِّنَا ؛ لأِنَّ الْفَرْجَ مَعَ إِبَاحَتِهِ بِالْعَقْدِ لَمْ يُبَحْ بِالضَّرُورَةِ ، فَهُنَا أَوْلَى ، وَقَدْ جَعَل الشَّارِعُ الصَّوْمَ بَدَلاً مِنَ النِّكَاحِ، وَالاِحْتِلاَمُ مُزِيلٌ لِشِدَّةِ الشَّبَقِ، مُفَتِّرٌ لِلشَّهْوَةِ وَهَذَا مَا يُؤْخَذُ مِنْ عِبَارَاتِ الشَّافِعِيَّةِ حَيْثُ يُحَرِّمُونَ الاِسْتِمْنَاءَ إِلاَّ إِذَا تَعَيَّنَ طَرِيقًا لِدَفْعِ الزِّنَا 

الْحَالَةُ الثَّالِثَةُ: الاِسْتِمْنَاءُ عِنْدَ تَعَيُّنِهِ طَرِيقًا لِدَفْعِ الزِّنَا 
 ذَهَبَ الْحَنَفِيَّةُ وَالْحَنَابِلَةُ وَالشَّافِعِيَّةُ إِلَى جَوَازِ الاِسْتِمْنَاءِ إِذَا تَعَيَّنَ طَرِيقًا لِلْخَلاَصِ بِهِ مِنَ الزِّنَا وَصَرَّحَ الْمَالِكِيَّةُ بِأَنَّ اسْتِمْنَاءَ الشَّخْصِ بِيَدِهِ حَرَامٌ، خَشِيَ الزِّنَا أَمْ لاَ، لَكِنْ إِذَا لَمْ يَنْدَفِعْ عَنْهُ الزِّنَا إِلاَّ بِالاِسْتِمْنَاءِ قَدَّمَهُ عَلَى الزِّنَا ارْتِكَابًا لأِخَفِّ الْمَفْسَدَتَيْنِ. انتهى

Referensi
المجموع  محيى الدين النووي - ج ٧ - الصفحة ٢٩٢
وأما) الاستمناء باليد فحرام بلا خلاف لأنه حرام في غير الاحرام ففي الاحرام أولى. فان استمنى المحرم فأنزل فهل تلزمه الفدية فيه وجهان (الصحيح) المشهور لزومها وبه قطع الماوردي وقطع به المصنف في الباب الذي بعدها وقطع به أيضا المصنف في التنبيه وآخرون لأنه مباشرة محرمة فأشبه مباشرة المرأة (والثاني) لا فدية حكاه امام الحرمين عن حكاية العراقيين وحكاه أيضا الفوراني والقاضي حسين والمتولي والبغوي وآخرون لأنه استمتاع ينفرد به فأشبه الانزال بالنظر فإنه لا فدية فيه. قال البغوي ويجري الوجهان في تقبيل الغلام بالشهوة (الأصح) وجوب الفدية (والثاني) لا: قلت والصواب في الغلام القطع بالوجوب لأنها لغيره وهي حرام فأشبهت مباشرة المرأة بخلاف الاستمناء فإنه ليس فيه مباشرة لغيره والله أعلم

Referensi
وقال الشافعي في الأم الجزء الخامس ص ١٠١
باب الاستمناء قال الله عزوجل (والذين هم لفروجهم حافظون * إلا على أزواجهم) قرأ إلى (العادون) (قال الشافعي) فكان بينا في ذكر حفظهم لفروجهم إلا على أزواجهم أو ما ملكت أيمانهم تحريم ما سوى
الازواج وما ملكت الايمان وبين أن الازواج وملك اليمين من الادميات دون البهائم ثم أكدها فقال عز وجل 
(فمن ابتغى وراء ذلك فأولئك هم العادون) فلا يحل العمل بالذكر إلا في الزوجة أو في ملك
اليمين ولا يحل الاستمناء والله تعالى أعلم وقال في قول الله تعالى (وليستعفف الذين لا يجدون نكاحا حتى يغنيهم الله من فضله) معناها والله أعلم ليصبروا حتى يغنيهم الله تعالى وهو كقوله في مال اليتيم (ومن كان غنيا فليستعفف) ليكف عن أكله بسلف أو غيره

Referensi
قال شارح مختصر الشيخ خليل في كتابه مواهب الجليل في شرح مختصر الشيخ خليل – وهو كتاب في الفقه المالكي الجزء الثامن ص ٢٩٨
فَائِدَةٌ  : قَالَ فِي التَّوْضِيحِ : قَالَ ابْنُ بَشِيرٍ : وَقَدْ أَخَذَ الْمُتَأَخِّرُونَ مِنْ هَذَا أَنَّ الِاسْتِمْنَاءَ بِالْيَدِ حَرَامٌ 

Referensi
وفي الفقه الحنفي قال صاحب حاشية رد المحتار ابن عابدين الجزء الرابع ص ١٩٢
قوله (الاستمناء حرام) أي بالكف إذا كان لاستجلاب الشهوة، أما إذا غلبته الشهوة وليس له زوجة ولا أمة ففعل ذلك لتسكينها فالرجاء أنه لا وبال عليه كما قاله أبو الليث، ويجب لو خا ف الزنا

Referensi
وقال المباركفوري في تحفة الأحوذي في شرح الجامع للترمذي بعدما نقل قول ابن حجر السابق الجزء الثالث ص ١٤٦
قُلْت : فِي الِاسْتِمْنَاءِ ضَرَرٌ عَظِيمٌ عَلَى الْمُسْتَمْنِي بِأَيِّ وَجْهٍ كَانَ . فَالْحَقُّ أَنَّ الِاسْتِمْنَاءَ فِعْلٌ حِرَامٌ لَا يَجُوزُ اِرْتِكَابُهُ لَا لِغَرَضِ تَسْكِينِ الشَّهْوَةِ ، وَلَا لِغَرَضٍ آخَرَ وَمَنْ أَبَاحَهُ لِأَجْلِ التَّسْكِينِ فَقَدْ غَفَلَ غَفْلَةً شَدِيدَةً وَلَمْ يَتَأَمَّلْ فِيمَا فِيهِ مِنْ الضَّرَرِ . هَذَا مَا عِنْدِي وَاَللَّهُ تَعَالَى أَعْلَمُ 

Wallohu A'lam Bishawaab

Link Asal
https://www.facebook.com/groups/Fiqhsalafiyyah/permalink/500613256676701/

Hasil Pencarian Google Yang Wow

keunikan situs google



Siapa yang tidak tahu dengan Google, situs pencari nomor satu yang banyak dimanfaatkan banyak orang diseluruh negara ini memang sangat membantu bagi peselancar dunia maya. Admin sendiri juga merasakan ketergantungan sama search engine google, terutama waktu masih kuliah. Setiap ada tugas dari dosen, maka tempat pertama untuk mencari jawaban adalah Google. Boleh dibilang Google seperti seorang pustakawan yang akan membantu anda menemukan buku yang tepat dan sesuai keinginan.

Mari flashback sejenak sejarah Google.
Adalah 2 orang pemuda bernama Larry Page dan Sergey Brin. Keduanya sering terlibat dalam pembicaraan-pembicaraan panjang yang akhirnya melahirkan sebuah gagasan untuk membuat mesin pencari di internet. Tentu saja ada banyak rintangan yang mereka hadapi dalam usahanya mendirikan Google, termasuk dalam urusan keuangan. Google pun dapat didirikan secara resmi pada 7 September 1998 di Menlo Park, California (GooglePlex).

Ok, mari kembali ke topik artikel.
Ternyata dibalik kehebatan google menelusuri kata kunci, ada juga keyword yang justru tidak dapat ditampilkan hasil pencariannya, malah menghasilkan sesuatu yang menghibur. Berikut ini beberapa kata kunci yang dimaksud:

1. tilt
Sesuai dengan arti katanya, tilt yang berarti miring. Efek yang tampil yakni halaman google menjadi serong ke kanan. efek yang sama juga akan terjadi, jika anda menuliskan askew

hasil pencarian google yang unik

2. Do a Barrel Roll
Kata kunci ini akan membuat halaman google berputar sekali searah jarum jam. Lumayan keren sih, meskipun efek putarnya cuma sekali. 

3. the loneliest number
Keyword (kata kunci) ini akan menampilkan sebuah calculator mini yang bisa anda gunakan.

hasil pencarian google yang unik

4. 60 minutes in second
Ini adalah perintah untuk mengetahui berapa jumlah detik dalam 60 menit. Maka Google akan menampilkan hasilnya di halaman atas.

keunikan situs google

5. google pacman
siapa bilang google hanya bisa mencari, ternyata google juga bisa digunakan untuk bermain game, yakni game pacman. ketikkan google pacman dan klik tulisan i'm feeling lucky atau saya lagi beruntung, maka game pacman akan muncul dan bisa dimainkan. Lumayan buat mengusir kejenuhan bekerja.

pacman google

6. Zerg Rush
yang ini favorit admin, kata kunci ini menghasilkan efek animasi yg cukup enak diliat. Efeknya berupa huruf O banyak dan bergerak menghamburkan hasil pencarian google, dan diakhiri dengan bergabungnya huruf-huruf O tersebut menjadi 2 huruf yakni GG. Entah apa maksud dari GG itu, mungkin Google Gravity atau Girl Generations. hehehe

zerg rush di google

zerg rush result

Sebenarnya masih ada beberapa keyword lagi yang bisa digunakan, tapi menurut admin yang cukup menarik adalah ke 6 keyword yang disebutkan diatas. Selamat Mencoba kawan...

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya

HUKUM MEMELIHARA ANJING

Raden Imron >>> Assalamu'alaikum. . .ustadz/ustadzah saya mau tanya nih. apa benar klo org islam mmelihara anjing akan djauhi para malaikat..mohon penjelasannya ustadz/ustadzah.sukron katsir.


JAWABAN
Ilmatul Mukarramach >>> Wa'alaikum salam Hukum memelihara anjing
pandangan ulamak

اقتناء الكلب 

 اتفق الفقهاء على أنه لا يجوز اقتناء الكلب إلا لحاجة : كالصيد والحراسة ، وغيرهما من وجوه الانتفاع التي لم ينه الشارع عنها 

وقال المالكية : يكره اتخاذه لغير زرع أو ماشية أو صيد ، وقال بعضهم بجوازه 

وقد ورد عن أبي هريرة ، عن النبي صلى الله عليه وسلم ، أنه قال : من اتخذ كلبا إلا كلب ماشية أو صيد أو زرع انتقص من أجره كل يوم قيراط 

وعن ابن عمر رضي الله عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : من اقتنى كلبا إلا كلب صيد ، أو ماشية ، نقص من أجره كل يوم قيراطان 

وأما اقتناؤه لحفظ البيوت فقد قال ابن قدامة : لا يجوز على الأصح للخبر المتقدم ، ويحتمل الإباحة

وقال الشافعية : إذا زالت الحاجة التي يجوز اقتناء الكلب لها فإنه يجب زوال اليد عن الكلب بفراغها ، وقالوا يجوز تربية الجرو الذي يتوقع تعليمه لذلك 

MEMELIHARA ANJING
Para Ulama sepakat bahwa tidak diperbolehkan memelihara anjing kecuali ada keperluan seperti untuk berburu, penjaga dan kepentingan-kepentingan lainnya yang tidak dilarang oleh Syara’.

Kalangan Malikiyyah berkata “Makruh memeliharanya selain demi menjaga tanaman, hewan ternak atau untuk berburu, sebagian pendapat dikalangan ini menyatakan kebolehannya”

Diriwayatkan dari Abu Hurairoh ra sesungguhnya Nabi Muhammad SAW bersabda Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk berburu atau anjing untuk menjaga binatang ternak, maka pahalanya akan berkurang satu qirath setiap harinya.” (HR. Al-Bukhari –Fath al-Baari V/5 dan Muslim III/1203)

Diriwayatkan dari Ibn Umar sesungguhnya Nabi Muhammad SAW bersabda Barangsiapa memelihara anjing selain anjing untuk berburu atau anjing untuk menjaga binatang ternak, maka pahalanya akan berkurang dua qirath setiap harinya.” (HR. Muslim III/1201)

Sedang memeliharanya untuk menjaga rumah menurut Ibn Quddaamah (dari madzhab Hanabilah) menurut pendapat yang paling shahih tidak diperbolehkan, dan memungkinkan juga untuk hukum kebolehannya.

Kalangan Syafi’iyyah berpendapat “Bila kepentingan yang membolehkannya memelihara anjing telah tertiadakan maka wajib menghilangkan penguasaan atas anjing tersebut, mereka menambahkan boleh mengajari anak anjing dengan tujuan seperti yang diperbolehkan diatas

(Al-Mausuu’ah al-Fiqhiyyah 35/12)

Link Asal : http://www.facebook.com/groups/Fiqhsalafiyyah/permalink/500244380046922/?comment_id=500571606680866&offset=0&total_comments=13

HUKUM DONOR ORGAN TUBUH MANUSIA

AL BI >>> DILEMA GINJAL CURIAN


Diskripsi masalah:Ada seorang penculik namanya FEBRI yg mnculik pria yg brnama FATAH dgn tujuan diambil ginjalnya untuk diberikan kpd anaknya (FEBRI) yg terbaring dirumah sakit krn mmbutuhkn donor ginjal.
Stlh ginjal itu diambil dr FATAH dan diberikan kpd anaknya (FEBRI) dan akhirnya anaknya sehat kmbali.
Sementara itu FATAH tdk ikhlas dan meminta ginjalnya kembali lagi,
Krn tdk kuasa dgn tuntutan FATAH akhirnya FEBRI-pun dgn berat hati sepakat untuk mngembalikn ginjal itu.


Akhirnya ginjalnya pun diambil lagi sehingga membuat anak itu meninggal.
_______________________________________

Pertanyaan:A.apakah Kejadian tersebut bisa dikatagorikan pembuhan?B. Dan siapakah yg bertanggung jawab.?


Bagaimanakah menrut fiqih


 JAWABAN
Pozank Bin Puzink >>> Jika transplantasi dilakukan terhadap orang yang masih hidup, maka hukumnya dirinci sebagai berikut :


1. Jika transplantasi dapat menyebabkan kematian pendonor, seperti trasplantasi jantung ginjal dll, maka transplantasi tersebut haram dilakukan secara mutlak, baik transplantasi tersebut mendapat izin dari pendonor maupun tidak. Apabila hal tersebut dilakukan dengan izin maka hal tersebut adalah tindakan bunuh diri. Sedangkan apabila dilakukan dengan tanpa izin, maka hal tersebut adalah tindak pembunuhan.


2. Jika transplantasi tersebut tidak menyebabkan kematian pendonor (dalam arti si pendonor tetap bisa hidup tanpa adanya organ itu) maka hukumnya diperinci lagi


A. Apabila organ tubuh  yang ditranplantasi tersebut dapat diperbaharui lagi oleh tubuh maka hukumnya boleh, seperti donor darah atau donor kulit.


B. Apabila organ tubuh yang ditranplantasi tersebut tidak dapat diperbaharui lagi oleh tubuh maka hukumnya haram, seperti transplantasi mata, ginjal, tangan, kaki dsb.


Terakhir, para ulama' memberikan syarat diperbolehkannya memindah anggota badan dari satu tempat dari tubuhnya seseorang ke tempat yang lain dari tubuhnya. Serta harus adanya kepastian bahwa kemanfaatan yang dihasilkan transpalasi tersebut lebih unggul bila dibandinkan dengan efek samping atau madlorot yang ditimbulkan. Dan juga disyaratkan pemindahann tersebut dalam rangka mewujudkan anggota yang tidak ada, mengembalikan bentuknya seperti semula, mengembalikan fungsi yang dimiliki, memperbaiki cacat, atau untuk menghentikan pendarahan yang bisa menyebabkan hilangnya nyawa atau cacatnya anggota badan. Wallohu a'lam.



Referensi

Fatawi Al Azhar, Juz 10  Hal : 104
السؤال : هل يجوز نقل عضو من شخص إلى آخر ؟الجواب : اختلفت آراء الفقهاء ورجال القانون فى هذا الموضوع ، وبعد استعراض أدلتهم وما جاء فى كتب الفقه نرى ما يأتىأولا : إذا كان المنقول منه ميتا ، فإن كان قد أوصى أو أذن قبل وفاته بهذا النقل فلا مانع من ذلك حيث لا يوجد دليل يعتمد عليه فى التحريم وكرامة أجزاء الميت لا تمنع من انتفاع الحى بها ، تقديما للأهم على المهم ، والضرورات تبيح المحظورات كما هو مقرروإن لم يوص أو لم يأذن قبل موته ، فإن أذن أولياؤه جاز ، وإن لم يأذنوا : قيل بالمنع وقيل بالجواز ، ولا شك أن الضرورة فى إنقاذ الحى تبيح المحظور . وهذا النقل لا يصار إليه إلا للضرورةثانيا : إذا كان المنقول منه حيا ، فإن كان الجزء المنقول يفضى إلى موته مثل القلب كان النقل حراما مطلقا ، أى سواء أذن فيه أم لم يأذن ، لأنه إن أذن كان انتحارا ، وإن لم يأذن كان قتلا لنفس بغير حق ، وكلاهما محرم كما هو معروفوإن لم يكن الجزء المنقول مفضيا إلى موته ، على معنى أنه يمكن أن يعيش بدونه فينظر : إن كان فيه تعطيل له عن واجب ، أو إعانة على محرَّم كان حراما ، وذلك كاليدين معا أو الرجلين معا ، بحيث يعجز عن كسب عيشه أو يسلك سبلا غير مشروعة وفى هذه الحالة يستوى فى الحرمة الإذن وعدم الإذنوإن لم يكن فيه ذلك كنقل إحدى الكليتين أو العينين أو الأسنان أو بعض الدم ، فإن كان النقل بغير إذنه حرم ، ووجب فيه العوض ، على ما هو مفصل فى كتب الفقه فى الجناية على النفس والأعضاء ، وإن كان بإذنه قال جماعة بالتحريم ، واحتج بعضهم عليه بكرامة الآدمى التى تتنافى مع انتفاع الغير بأجزائه ، وبأن ما يقطع منه يجب دفنه



Al-Fiqhul Islami Wa Adillatuh, Juz : 7 Hal : 5124-5125
أولاً: يجوز نقل العضو من مكان من جسم الإنسان إلى مكان آخر من جسمه، مع مراعاة التأكد من أن النفع المتوقع من هذه العملية أرجح من الضرر المترتب عليها، وبشرط أن يكون ذلك لإيجاد عضو مفقود أو لإعادة شكله أو وظيفته المعهودة له، أو لإصلاح عيب أو إزالة دمامة تسبب للشخص أذى نفسياً أو عضوياًثانياً: يجوز نقل العضو من جسم إنسان إلى جسم إنسان آخر، إن كان هذا العضو يتجدد تلقائياً، كالدم والجلد، ويراعى في ذلك اشتراط كون الباذل كامل الأهلية، وتحقق الشروط الشرعية المعتبرةثالثاً: تجوز الاستفادة من جزء من العضو الذي استؤصل من الجسم لعلة مرضية لشخص آخر، كأخذ قرنية العين لإنسان ما عند استئصال العين لعلة مرضيةرابعاً: يحرم نقل عضو تتوقف عليه الحياة كالقلب من إنسان حي إلى إنسان آخرخامساً: يحرم نقل عضو من إنسان حي يعطل زواله وظيفة أساسية في حياته وإن لم تتوقف سلامة أصل الحياة عليها كنقل قرنية العينين كلتيهما، أما إن كان النقل يعطل جزءاً من وظيفة أساسية فهو محل بحث ونظر كما يأتي في الفقرة الثامنةسادساً: يجوز نقل عضو من ميت إلى حي تتوقف حياته على ذلك العضو، أو تتوقف سلامة وظيفة أساسية فيه على ذلك. بشرط أن يأذن الميت أو ورثته بعد موته، أو بشرط موافقة وليّ المسلمين إن كان المتوفى مجهول الهوية أو لا ورثة لهسابعاً: وينبغي ملاحظة أن الاتفاق على جواز نقل العضو في الحالات التي تم بيانها، مشروط بأن لا يتم ذلك بوساطة بيع العضو. إذ لا يجوز إخضاع أعضاء الإنسان للبيع بحال ماأما بذل المال من المستفيد، ابتغاء الحصول على العضو المطلوب عند الضرورة أو مكافأة وتكريماً، فمحل اجتهاد ونظرثامناً: كل ما عدا الحالات والصور المذكورة، مما يدخل في أصل الموضوع، فهو محل بحث ونظر، ويجب طرحه للدراسة والبحث في دورة قادمة، على ضوء المعطيات الطبية والأحكام الشرعية. والله أعلم



Mauhibatu Dzawil Fadhl, Juz : 3  Hal : 309
كَسْرُ عَظْمِ الْمَيِّتِ كَكَسْرِهِ حَيًّاويكره أخذ شعره وظفره وإن كان مما يزال للفطرة واعتادت إزالته لأن أجزاء الميت محرمة فلا تنتهك بذلك



Al-Asybah Wan-Nadho'ir, Hal : 84
القاعدة الأولى الضروريات تبيح المحظورات     ويتعلق بهذه القاعدة قواعد الأولى: الضروريات تبيح المحظورات بشرط عدم نقصانها عنها، ومن ثم جاز أكل الميتة عند المخمصة


Link Asal : http://www.facebook.com/groups/Fiqhsalafiyyah/permalink/499605940110766/

Tutorial Jilbab Pesta Modern Dengan Aksen Spiral Bunga



Tutorial Jilbab Pesta Modern. Untuk pergi ke acara pesta memang membutuhkan persiapan mulai dari segi busana dan aksesoris yang ingin kita kenakan. Untuk dapat menghadiri acara tersebut memang harus terlihat spesial, namun tidak harus dengan cara yang ribet dan susah. Agar terlihat lebih elegan Anda tidak harus menumpuk hijab atau memakai hijab yang berkilau sehingga terlihat sangat menyiksa kepala Anda. Meskipun dengan menggunakan hijab sederhana  namun ditata sedemikian rupa sehingga nampak rapi akan memancarkan kecan cantik yang alami.Dengan memakai dua buah jilbab pashmina, kita akan memilin hijab sehingga kita akan mendapatkan aksen bunga yang menawan dari hijab yang kita kenakan. Dengan demikian Anda tetap dalam tampilan sederhana namun elegan dan manis saat menghadiri acara pesta tersebut. Tertarik untuk mencobanya? Langsung saja simak tutorial jilbab pesta modern berikut ini:

  • Pakai ciput Anda terlebih dahulu agar rambut lebih rapi dan mudah untuk ditata.Gunakan jilbab pashmina panjang, kemudian ikat pada bagian belakang sampai kencang. Sisakan satu sisi yang lebih panjang dari bagian yang satunya.

Gunakan kembali jilbab pashmina warna lain di atasnya, setelah itu ikat pada bagian belakang sampai kencang. Beri panjang yang sama dengan pashmina sebelumnya.

Pada bagian jilbab yang lebih pendek, buat efek spiral sampai menyisakan sedikit kain seperti pada gambar

Bawa spiral tersebut di samping kepala kemudian buat bulatan mirip bunga. Setelah itu rapikan dan agar posisinya kuat tidak lepas sematkan dengan jarum pentul di beberapa bagian.



Ambil sisa jilbab pashmina warna hijau yang lebih panjang ke sisi bunga spiral sehingga jilbab terlihat dengan warna yang selang-selaing. Rapikan, sematkan di belakang bunga spiral. Kemudian beri jarum pentul agar tidak lepas.

Ambil sisa jilbab pashmina warna pink, kemudian bawa ke bagian yang sama, di belakang sisi bunga spiral.

ada sisa kain yang bisa Anda biarkan, atau bisa Anda buat lagi menjadi bunga dengan membuat sedikit efek spiral terlebih dahulu. Agar posisinya kuat, sematkan kembali dengan jarum pentul.

Terakhir, rapikan kembali hijab Anda dan selesai!

Siap tampil cantik untuk ke pesta ya ladies......untuk model jilbab dua lapis yang juga cocok untuk kepesta cara memakai jilbab untuk kebaya dan cara memakai jilbab untuk wisuda ini bisa menjadi pilihan Anda. Selamat mencoba tutorial jilbab pesta modern.

Cara Memakai Jilbab Modern Ala Fatin



Cara Memakai Jilbab Modern. Penampilan yang berbeda dan mempesona merupakan keinginan setiap wanita, untuk wanita muslimah tidak tertutup kemungkinan untuk tampil berjilbab memberikan kesan anggun dan berkelas.Walaupun tampil dengan balutan hijab dalam nuansa islami wanita muslimah juga bisa tampil menawan dengan tidak melewati batas-batas islami. Banyak tutorial jilbab yang membuat penampilan jilbab wanita muslimah menjadi lebih trendy dan modis seperti cara memakai jilbab modern dari Didowardah ini. Model jilbab segi empat ini terlihat berbeda dan unik, untuk memudahkan ladies mengikuti tutorialnya hijaberfashion menghadirkannya lewar gambar berikut ini:


Jika biasanya Anda membentuknya menjadi segitiga, kali ini biarkan jilbab paris Anda tetap dalam bentuk segi empat. Gunakan jilbab dengan posisi jilbab sama panjang dan sematkan jilbab paris kebelakang kepala Anda menggunakan peniti.

 Bagian jilbab segi empat semuanya di letakan di belakang kepala

Amblil bagian yang belakang tadi dan letakan di atas kepala kembali sehingga jilbab terpasang bertingkat seperti pada gambar

Ikat erat dengan karet gelang bagian jilbab segi empay yang masih tersisa

Jadinya jilbab yang telah di ikat tadi seperti pada gambar ini, ada bagian atas dan bagian bawahnya

Ambil ujung bagian bawah jilbab lalu bawa keatas kepala sehingga terbentuk juntaian dan sematkan dengan jarum pentul di belakang kepala agar jilbab tidak terlepas


Sedangkan untuk jilbab yang di bagian atas atau belakangnya di buat gulungan seperti bunga dan sematkan dengan pentul agar tidak lepas.


ta daaaa......selesai!
Ok, siap tampil beda ya ladies.....Untuk melengkapi koleksi tutorial jilbab Anda tutorial jilbab simpel nan anggun dan cara memakai jilbab untuk kuliah. Selamat tampil beda dan unik dengan cara memakai jilbab modern ya....!!

 
Privacy Policy : Disclaimer : Site Map : About - Copyright © 2007. Agama Islam Jawa - All Rights Reserved